Well, itu pertanyaan besar yang gw sendiri bertanya dan belum menemukan jawabannya. Mungkin belum banyak yang tau kalau ada ujian profesi di dunia asuransi yang susahnya minta ampun. (Setidaknya bagi gw hahaha).
Yep, namanya ujian PAI guys. Jadi ujian ini diambil buat orang – orang yang mau jadi professional di bidang Aktuaria atau lebih dikenal dengan sebutan aktuaris. Aktuaria itu apa sih ? Bisa cek XXX di yaa buat lengkapnya..Lanjut , profesi aktuaris ini sebenarnya cukup beken di luar negeri. Biasanya tiap Negara punya lembaga naungan sendiri – sendiri, kalau di Indonesia namanya adalah PAI (Persatuan Aktuaris Indonesia).
PAI tugasnya antara lain mengeluarkan petunjuk Standar Praktek Aktuaria and Kode Etik Aktuaris yang berisi panduan praktek yang profesional dan standar kode etik yang harus dijalankan oleh anggotanya.
Nah, untuk jadi aktuaris ini gak bisa sembarangan. Harus ikut ujian. Iya, ujian yang seperti gw bilang diatas. “Harus sepinter apa biar lulus ??”
Sebagai karyawan di perusahaan asuransi dan alumni vokasi jurusan Aktuaria, gw menganggap seseorang yang udah berhasil lulus ujian itu super encer banget otaknya dan mengagumkan. Amazing! Dari temen – temen satu dunia, gak jarang yang lulusan matematika, statistik,dan teknik – teknik lainnya itu aja harus berkali – kali ujian baru lulus salah satu modul ujian. Lah gimana gw yang waktu kuliah belajarnya gado-gado & paket hemat ? Ups.. no offense hahaha ( I LOVE MY CAMPUS SO MUCH kok hehe V)
Gw sendiri kerja di salah satu asuransi di Jakarta. Jenisnya GENERAL INSURANCE (Asuransi Umum) masih asing sama aktuaris ini. Tapi karena dari regulator sudah mewajibkan harus ada Aktuaris internal di perusahaan, gw dianjurkan untuk ujian juga , karena embel – embel pernah kuliah aktuaria.
Bisa dibilang, gw ogah-ogahan ikut ujian ini. Gak niat – niat amat. Bagi gw, lulus ujian PAI adalah hal yang berada di luar jangkauan otak gw. Hem..entah karena sugesti dan cara pandang kayak gini, kalo ikut ujian PAI gak pernah serius belajar. ( Toh mau belajar sekeras apa juga mungkin ga sampe otaknya, jadi ngapain belajar keras – keras..Loh!.. itu yang ada di pikiran gw *JANGAN DITIRU! hahaha). Jadilah gw seperti “nyerah segan berjuang gak mau” gitu selama 3 tahunan ini. Ikut sih ikut ujian, tapi gak ada persiapan. Asal ikut aja. Kebetulan juga gw di kantor berada di bagian yang gak ada sangkut – pautnya sama aktuaria ..jadi makin males deh.
Cara pandang gw mulai berubah setelah nyemplung langsung di bagian Aktuaria. Departemen yang baru didirikan setelah sekitar 4 tahun wacana. Bukan apa – apa, mencari professional aktuaris yang mau ke general insurance itu susssaahh. Baru, belum ada pakem, belum dipandang dan diakui fungsinya. Proses perekrutan bos gw melibatkan orang regional di Singapore, karena jujur, secara teknis di kantor saat ini belum ada yang bisa menilai hehe. Dengan proses yang panjang dan agak dramatis * akan cerita di tulisan yang lainnya, gw akhirnya pindah ke bagian ini. Disini gw banyak belajar banget . Mulai dari high level function sampai teknis excel. Seru walaupun sebenernya kita belum melakukan banyak hal sih. Hahaha . Fungsi yang baru dijalankan adalah valuation & strategic fuction. Kalau Pricing belum menyentuh sama sekali. Bos gw, walaupun berasal dari Life Insurance, getol untuk mencoba hal – hal baru dan ngulik – ngulik data setiap hari. Bikin model ini itu, data reconciliation, sampai mereview fungsi – fungsi yang erat kaitannya sama aktuaria seperti Risk Managemnet, Finance, Reinsurance., dan lainnya.
Hari demi hari gw lalui dengan cukup baik.
Dalam setiap hari – hari gw, bos gw gak bosan selalu menggaungkan pesan sponsor ikut ujian ka. Lulusin…worth it loh..nanti bisa begini..bisa begitu.. ikut ujian ka…. Ikut ujian ka… gw sadar gw harus mengupgrade diri gw untuk bisa berfungsi maksimal. Untuk mengerti dan membangun profesionalitas di bagian aktuaria ini. Gw juga mencoba melihat dari sudut pandang bos gw, dia harus punya anak buah macam gw yang komunikasi teknis mesti pakai bahasa sederhananya biar gw “vaham” hahaaha. Lama – lama stress juga kali yak wkwkk..
So, mulai tahun kemarin gw mulai ikut ujian lagi. Gw putuskan ikut satu modul dulu. Kejar sampai lulus baru lanjut ke modul yang lainnya. Modul yang gw pilih adalah Akuntansi. So far belum lulus sih. (HAHAH) tapi gw sudah melihat progress. Nilai yg tadinya 40, 50, sekarang 60. Semoga next ujian bisa lulus dan pindah modul. Batas nilai minimal untuk bisa lulus adalah 70. Rencananya sih Akuntansi, Ekonomi, Matematika Keuangan, Probabilitas Statistik. Baru lanjut yang lainnya. FYI total modulnya ada 10 yah. Kalau lulus semuanya baru deh bisa bergelar FSAI..di pasaran sih income per bulannya berkisar 25 – 100 jutaan tergantung pengalaman . Pingin gak ? pingin dong.. yuk belajar! Yuk semangat! Biar bisa jawab pertanyaan ? “LULUS UJIAN PAI HARUS SEPINTER APA ?” hehe V
Cheers

Tidak ada komentar:
Posting Komentar