Rabu, 20 Desember 2017

Dont be afraid of life ! ( Pelajaran dari kematian Jonghyun )



“ I feel that sometimes people should be respected just for being alive and existing.” – BTS



Kalimat tersebut membawa perenungan yang dalam buat gw. Apakah begitu sulitnya untuk hidup ?

Apakah hidup itu butuh perjuangan yang sangat berat ? Apakah gw pernah merasakan kesulitan untuk sebuah ke”hidup”an?


 Semua pemikiran ini didasari oleh berita mengejutkan yang datang dari dunia Kpop, Jonghyun, anggota boygroup Shinee yang mengakhiri hidupnya meracuni dirinya sendiri dengan menghirup Karbon Monoksida  pada Senin, 18 Desember 2017 lalu di apartemennya. Awalnya berita tersebut muncul di timeline instagram gw, tapi gw pikir itu hoax kali ya..Lalu pas buka twitter kok ada tulisan Hangul jadi 1st world trending topic.. apaan tuh.. iseng cek dan disitu keluarlah semua berita tentang si Jonghyun ini. “Hahh, beneran toh !!” itu ucapan gw bersamaan dengan kekagetan. Serius kaget banget dan dalam otak gw cuman ada kata “WHY??” gede banget. Secara dia itu dari agensi besar, terkenal, kaya, cakep, dan banyak temennya juga deh sepengetahuan gw.


Setelah baca kronologis, surat terakhirnya, percakapan dan “tanda2” dari dia dan orang sekelilingnya, disimpulkan dia itu depresi banget. Udah gak tahan hidup. Merasa gak berbakat, semakin tidak berguna, selalu salah dan gak insecure dg dirinya dan musiknya. Tanda Tanya “WHY??” masih ada di otak gw. “Segitunya banget ya ?” .

So sad. Kasian. Miris. FYI keluarganya dia oke, gak ada masalah, teman2nya juga banyak.. tapi entahlah. Perasaan ketidakberhargaannya itu lebih besar dibanding keinginannya untuk hidup. “ Selama ini dia bernafas dengan berat, sekarang dia telah bernafas dg lega dan bebas.” Itu salah satu komentar fans. Sejujurnya gw gak setuju sih. Sayang. Apa iya udah lega dan bebas ? Kalo faith yang gw yakinin itu malah kebalikannya bro. Sorry to say .. Suicide leads to Hell. Sedih bangettt. 


Dari kisah hidupya dia, ada beberapa hal yang gw jadikan pelajaran, renungan, dan gratefulness juga sih. Diantaranya :


1.    Only God the only person you can rely on . Serah dah mau punya orang tua baik banget, teman2 yang sayang sama lo setengah mati, atau pasangan yang cinta sama lo sampai maut memisahkan.. tapi lo gak boleh bergantung sama mereka. Tuhanlah tempat lo harus bergantung. Satu2nya. Suka atau gak suka, manusia bahkan yang sangat kita kasihi berpotensi mengecewakan kita. Gak sedikit kasus kekecewaan orang yg disayang berujung frustasi, depresi, even death. So.. ayo bergantung sama Tuhan selalu ya. You have to be faithful in Him. Believe with your supranatural faith, He is with you always. You’ll never be disappointed. Gw udah mengalaminya, dan ketika lo bergantung penuh sama Dia, itu damai sejahteraNya gak bisa digantiin sama apapun bro sis. Walau realita yang ada sulit, malesin, looks like there’s no hope, tapi lo merasa aman dan damai sejahtera karena lo tahu Tuhan gak ninggalin lo, Dia punya rencana indah buat hidup lo. Disini gw bersyukur bisa kenal Tuhan sedari muda dibalik latar belakang gw yang ..yang panjang kalo diceritain hehe. I just wanna say thankyou Lord for founding me :* I LOVE YOU! Jadi ayo bangun diri kita untuk punya hubungan intim sama Tuhan setiap hari. Baca firman. Gitu sih. Turst Him, it works ! V





2.    Open your eyes to the world. Kedengerannya klise sih.. tapi lo bukan orang paling menderita yang ada di dunia ini. Masih banyak yang lebih menderita daripada lo. (Walaupun kalo u sedang feel depressed sih pasti akan offense. “ nggak! Gw menderita banget sekarang. Gak ada yang yang tau sakitnya kayak gini,gw yang paling sakit.. etc, etc) Tapi ketahuilah bahwa sesungguhnya gak demikian. Kalau lo bersikeras berpikir seperti itu..Iya oke gw berusaha memahami. Tapi yang gw sarankan Cuma satu.balik lagi.. lihat Tuhan, Dia rela serahin hidupNya, menderita, dan mati buat lo, tanpa salah tanpa dosa karena dia sayang sama lo. Apa lo lebih menderita dari Dia ? Gw rasa nggak ya. Ayo think of Him. He really loves you.SO MUCH.




3.    Bersyukurlah sebanyak mungkin. Jangan lihat susah2nya aja dari hidup ini. Bersyukur dengan apa yang Tuhan beri dan yang ada sama lo saat ini. Contoh : nafas gratis, kesehatan, orang2 di sekeliling lo, pekerjaan, little things kayak selamat sampai tujuan, makan enak, perlindungan dll dll..) banyak banget. Lo harus temukan itu setiap hari .Kadang kita suka lupa ya. Begitupun gw. Gimana dong ? Lanjut poin ke 4



4.     Puji Tuhan gw punya sahabat dahsyat luar biasa yang ngingetin. Kita komit bikin 5 hal bersyukur yang di post di grup secara berkala untuk sama2 mengingat kebaikan Tuhan. Untuk itu, carilah sahabat yang membuat lo berkembang dan getting better. Bisa sharing yang membangun kalo lagi ada masalah. Harus makin maju. Jangan malah makin mundur hehe :)




Ya... itu sih poin2 pelajaran yang bisa gw ambil. Religius ? emang. Haha. Gw sadar ada yang bisa diharapkan di dunia yang fana ini. Harus sama yang Kuasa . Dunia cuma sementara..Kehidupan kita yang abadi itu ada setelah kita meninggal.


Harus diingat yang kasih kita kehidupan kita itu Tuhan, yang ambil juga harus Tuhan..Jangan seenaknya kita hilangkan nyawa kita sendiri. Tuhan itu punya rencana besar dan indah buat masing2 hidup kita.



Well..Semoga bermanfaat ya.. Ayo bangun hubungan lagi sama Tuhan. Jadi dampak dimanapun lo berada. You are loved.
Oia, dibawah gw cantumin firman2 Tuhan yang menguatkan gw .. dan bisa menguatkan kalian juga.
God Bless you :*





“ Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”  (Yoh 3:16)



“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku.” ( Fil 4 :13)



“ Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.” ( Rom 3:28)



“Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yoh 10:10)



“Damai sejahtera kutinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu,” ( Yoh 14:27)




“ Sebab Aku ini mengetahiu rancangan – rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”(Yer 29:11)

Rabu, 06 September 2017

LULUS UJIAN PAI HARUS SEPINTER APA ?

Well, itu pertanyaan besar yang gw sendiri bertanya dan belum menemukan jawabannya. Mungkin belum banyak yang tau kalau ada ujian profesi di dunia asuransi yang susahnya minta ampun. (Setidaknya bagi gw hahaha).

Yep, namanya ujian PAI guys. Jadi ujian ini diambil buat orang – orang yang mau jadi professional di bidang Aktuaria atau lebih dikenal dengan sebutan aktuaris. Aktuaria itu apa sih ? Bisa cek XXX di yaa buat lengkapnya..Lanjut , profesi aktuaris ini sebenarnya cukup beken di luar negeri. Biasanya tiap Negara punya lembaga naungan sendiri – sendiri, kalau di Indonesia namanya adalah PAI (Persatuan Aktuaris Indonesia).
PAI tugasnya antara lain mengeluarkan petunjuk Standar Praktek Aktuaria and Kode Etik Aktuaris yang berisi panduan praktek yang profesional dan standar kode etik yang harus dijalankan oleh anggotanya. Nah, untuk jadi aktuaris ini gak bisa sembarangan. Harus ikut ujian. Iya, ujian yang seperti gw bilang diatas. “Harus sepinter apa biar lulus ??”

 Sebagai karyawan di perusahaan asuransi dan alumni vokasi jurusan Aktuaria, gw menganggap seseorang yang udah berhasil lulus ujian itu super encer banget otaknya dan mengagumkan. Amazing! Dari temen – temen satu dunia, gak jarang yang lulusan matematika, statistik,dan teknik – teknik lainnya itu aja harus berkali – kali ujian baru lulus salah satu modul ujian. Lah gimana gw yang waktu kuliah belajarnya gado-gado & paket hemat ? Ups.. no offense hahaha ( I LOVE MY CAMPUS SO MUCH kok hehe V) Gw sendiri kerja di salah satu asuransi di Jakarta. Jenisnya GENERAL INSURANCE (Asuransi Umum) masih asing sama aktuaris ini. Tapi karena dari regulator sudah mewajibkan harus ada Aktuaris internal di perusahaan, gw dianjurkan untuk ujian juga , karena embel – embel pernah kuliah aktuaria. Bisa dibilang, gw ogah-ogahan ikut ujian ini. Gak niat – niat amat. Bagi gw, lulus ujian PAI adalah hal yang berada di luar jangkauan otak gw. Hem..entah karena sugesti dan cara pandang kayak gini, kalo ikut ujian PAI gak pernah serius belajar. ( Toh mau belajar sekeras apa juga mungkin ga sampe otaknya, jadi ngapain belajar keras – keras..Loh!.. itu yang ada di pikiran gw *JANGAN DITIRU! hahaha). Jadilah gw seperti “nyerah segan berjuang gak mau” gitu selama 3 tahunan ini. Ikut sih ikut ujian, tapi gak ada persiapan. Asal ikut aja. Kebetulan juga gw di kantor berada di bagian yang gak ada sangkut – pautnya sama aktuaria ..jadi makin males deh.

Cara pandang gw mulai berubah setelah nyemplung langsung di bagian Aktuaria. Departemen yang baru didirikan setelah sekitar 4 tahun wacana. Bukan apa – apa, mencari professional aktuaris yang mau ke general insurance itu susssaahh. Baru, belum ada pakem, belum dipandang dan diakui fungsinya. Proses perekrutan bos gw melibatkan orang regional di Singapore, karena jujur, secara teknis di kantor saat ini belum ada yang bisa menilai hehe. Dengan proses yang panjang dan agak dramatis * akan cerita di tulisan yang lainnya, gw akhirnya pindah ke bagian ini. Disini gw banyak belajar banget . Mulai dari high level function sampai teknis excel. Seru walaupun sebenernya kita belum melakukan banyak hal sih. Hahaha . Fungsi yang baru dijalankan adalah valuation & strategic fuction. Kalau Pricing belum menyentuh sama sekali. Bos gw, walaupun berasal dari Life Insurance, getol untuk mencoba hal – hal baru dan ngulik – ngulik data setiap hari. Bikin model ini itu, data reconciliation, sampai mereview fungsi – fungsi yang erat kaitannya sama aktuaria seperti Risk Managemnet, Finance, Reinsurance., dan lainnya.

Hari demi hari gw lalui dengan cukup baik. Dalam setiap hari – hari gw, bos gw gak bosan selalu menggaungkan pesan sponsor ikut ujian ka. Lulusin…worth it loh..nanti bisa begini..bisa begitu.. ikut ujian ka…. Ikut ujian ka… gw sadar gw harus mengupgrade diri gw untuk bisa berfungsi maksimal. Untuk mengerti dan membangun profesionalitas di bagian aktuaria ini. Gw juga mencoba melihat dari sudut pandang bos gw, dia harus punya anak buah macam gw yang komunikasi teknis mesti pakai bahasa sederhananya biar gw “vaham” hahaaha. Lama – lama stress juga kali yak wkwkk.. So, mulai tahun kemarin gw mulai ikut ujian lagi. Gw putuskan ikut satu modul dulu. Kejar sampai lulus baru lanjut ke modul yang lainnya. Modul yang gw pilih adalah Akuntansi. So far belum lulus sih. (HAHAH) tapi gw sudah melihat progress. Nilai yg tadinya 40, 50, sekarang 60. Semoga next ujian bisa lulus dan pindah modul. Batas nilai minimal untuk bisa lulus adalah 70. Rencananya sih Akuntansi, Ekonomi, Matematika Keuangan, Probabilitas Statistik. Baru lanjut yang lainnya. FYI total modulnya ada 10 yah. Kalau lulus semuanya baru deh bisa bergelar FSAI..di pasaran sih income per bulannya berkisar 25 – 100 jutaan tergantung pengalaman . Pingin gak ? pingin dong.. yuk belajar! Yuk semangat! Biar bisa jawab pertanyaan ? “LULUS UJIAN PAI HARUS SEPINTER APA ?” hehe V
Cheers